Film Long Road To Heaven (2007) kisah tragedi Bom Bali 2002


Sinopsis :
Saya dan Dodi sudah siap mencari ide-ide lucu untuk mereview Long Road to Heaven sehabis menonton film ini, sampai akhirnya kami melihat adiknya Dodi yang bernama Ivan bangkit dari tempat duduknya dengan mata berair. Ketika kami menanyakan apakah film ini begitu menyentuh hatinya sampai dia menangis, Ivan terus berjalan sambil berkata ke Dodi, “Mas, that movie has just trivialized the death of those people.” Ivan sedang berada di Bali pada tanggal 12 Oktober 2002, dan baru saja kembali ke hotel mereka dari toko alat-alat surf Aloha di dekat Sari Club. Dia bersama rekan-rekannya meluncur ke rumah sakit Sanglah dan menyaksikan pemandangan yang paling mengerikan. Ivan tidak pernah ke Bali lagi sejak saat itu. Kami jadi merenung. Kalau kami membuat review Long Road to Heaven jadi lucu-lucuan, berarti kami tidak ada bedanya dengan film yang tidak punya sensibilitas sama sekali ini.Long Road to Heaven bukan saja membuat sebuah tragedi kemanusiaan terbesar di dunia menjadi sangat trivial, tapi juga membuat sejarah jadi terdistorsi. Para pembuatnya memutuskan untuk menceritakan peristiwa ini secara kronologis dengan karakter-karakter sebenarnya tapi mereka seakan-akan dibuat berdasarkan judul artikel berita tanpa membaca isi beritanya. Hasilnya, semua karakter terasa cartoonish dan tanpa dimensi. Penggambaran perencanaan terorisme di film ini membuat kami bertanya-tanya, bagaimana orang-orang bodoh bisa membuat sebuah jaringan teroris yang sangat rapi. Istilah “trying to bite more than they can chew” paling tepat untuk para filmmakernya. Bahkan dengan materi seperti ini, mereka sama sekali tidak mampu membuat penonton tergetar hatinya, apalagi mengundang pemikiran-pemikiran. Yang ada hanyalah dialog-dialog panjang yang tidak menimbulkan apa-apa selain penonton menguap bosan. Dan yang paling menyedihkan lagi, film ini sangat preachy.Mungkin hal yang bagus film ini cepat hilang dari layar bioskop, sehingga tidak banyak yang sadar akan kenyataan bahwa orang Indonesia tidak mampu menyerap sesuatu dari tragedi. Jangankan dipukul kepalanya, sebuah kejadian yang sungguh menyakitkan seperti ini saja tidak bisa membuat kita lebih dewasa.


Link Download :
DISC 1
DISC 2


cukup Klik Link Download di atas.
Setelah diklik, anda akan melewati halaman sponsor.Tunggu saja beberapa saat sampai muncul link untuk redirect ke link downloadnya.
jika link downloadnya tidak muncul. klik tombol “Skip Ad” yg ada di sebelah kanan atas, maka otomatis Link download akan muncul.Terima-Kasih

Cara Download

cukup Klik Link Download di atas. Setelah diklik, anda akan melewati halaman sponsor.Tunggu saja beberapa saat sampai muncul link untuk redirect ke link downloadnya. jika link downloadnya tidak muncul. klik tombol “Skip Ad” yg ada di sebelah kanan atas, maka otomatis Link download akan muncul.Terima-Kasih

Download Film Lainnya :



Loading...

2 komentar:

Unknown mengatakan...

bagaimana Caranya download ? kok tidak mau di download?

Kiko Wu mengatakan...

Setelah sekian tahun tragedi ini terjadi dan sekian tahun film ini dirilis dan sekian tahun review ini ditulis, satu kalimat yang menggelitik ketika anda bilang "bagaimana orang-orang bodoh bisa membuat sebuah jaringan teroris yang sangat rapi,", well, they are not dumb bro, mereka orang2 yang terampil, cerdas dan berpengalaman di Afghanistan sebelum pada akhirnya membentuk Jamaah Islamiah. Komentar ini saya tulis setelah saya bandingkan Bom Bali 1 & 2 dengan Bom Surabaya beberapa pekan silam dari perspektif saya sebagai mahasiswa angkan tua yang masih kuliah di Surabaya.

Posting Komentar

 
Copyright 2009 Download Film Indonesia
Design by arnanmax